Harga Properti Naik Tipis, Penjualan Masih Terkontraksi di Kuartal II 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal II 2026 naik 0,69% secara tahunan, sedikit lebih tinggi dari 0,62% pada kuartal I 2026. Dari 18 kota yang disurvei, 10 kota mengalami peningkatan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR), 7 kota penurunan, dan 1 kota stabil. Banjarmasin mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 1,29%, sementara Pekanbaru membaik dari kontraksi menjadi 3,23%. Sebaliknya, harga rumah di Padang dan Balikpapan melambat ke 0,63% dan 1,19%. Bank Indonesia menilai kenaikan harga rumah masih moderat.
Dari sisi penjualan, pasar mulai membaik meski masih terkontraksi. Penjualan properti residensial di pasar primer turun 2,36% secara tahunan, jauh lebih kecil dibandingkan kontraksi 25,67% pada kuartal sebelumnya. Perbaikan didorong oleh meningkatnya penjualan rumah tipe kecil dan besar, sementara tipe menengah masih terbatas. Pembiayaan pengembangan properti masih didominasi modal sendiri pengembang sebesar 73,28%, sedangkan pembelian rumah konsumen sebagian besar melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan porsi 70,05%.
Pasar kondominium Jakarta tumbuh selektif pada paruh pertama 2026. Pasokan hingga semester I/2026 mencapai 249.107 unit, dengan tingkat penjualan kumulatif 96,3%. Segmen middle, upper-middle, dan high-end menjadi penyumbang terbesar penjualan, masing-masing 39%, 25%, dan 21%. Seluruh stok baru yang masuk tahun ini berasal dari segmen premium. Knight Frank Indonesia menyebut ketahanan penjualan segmen high-end menjadi penopang utama pasar kondominium di tengah pemulihan ekonomi yang belum merata.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Penjualan Rumah Masih Seret, Harga Cuma Naik Tipis
7 Agustus 2026 pukul 12.30 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Survei BI: Harga Properti Residensial Naik Tipis Kuartal II 2026
7 Agustus 2026 pukul 12.30 · Baca aslinya ↗