Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Kematian Disebabkan Penyakit Jantung Iskemik
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Tim dokter forensik Polda Metro Umum melakukan ekshumasi pada jenazah Sutrimo, mantan pekerja rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Hasil ekshumasi menyatakan kematiannya disebabkan oleh penyakit jantung iskemik. Sutrimo meninggal tak sadarkan diri dengan gejola edema paru akut yang memicu keluarnya busa warna putih serta cairan kuning dari mulut dan hidung akibat akumulasi cairan, lendir, dan kendala saluran napas. Konferensi pers disampaikan oleh Ketua Tim Ekshumasi Ahmad Yudianto pada Rabu (30/9/2026). Pemeriksaan forensik termasuk autopsi dan toksikologi terhadap jenazah serta tanah sekitar kuburannya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, zat berbahaya, racun, pestisida, alkohol, arsen, atau sianida. Keluarganya memilih menempuh proses hukum terkait banyaknya spekulasi yang beredar.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Hasil Ekshumasi Sutrimo, Penyebab Kematian Korban karena Penyakit Jantung Iskemik
30 September 2026 pukul 16.40 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Busa di Mulut Jenazah Sutrimo Bukan Racun, Tim Ekshumasi Sebut Cairan dari Paru-Paru
30 September 2026 pukul 17.45 · Baca aslinya ↗