Busa di Mulut Jenazah Sutrimo Bukan Racun, Tim Ekshumasi Sebut Cairan dari Paru-Paru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jenazah Sutrimo, mantan pemain Karumaga Febri Adriansyah yang ditemukan tewas di Klinik Mordent, Jakarta Selatan pada 23 Juli, sempat dikabarkan mengeluarkan busa dari mulut. Awalnya, banyak spekulasi mengira busa tersebut disebabkan racun. Namun, berdasarkan temuan Tim Ekshumasi yang dipimpin oleh Yudi Ahmad Yudianto, busa dan cairan kuning dari mulut dan hidung jenazah bukan racun, melainkan akibat edema paru akut. Kondisi ini menyebabkan cairan keluar dari paru-paru dan menghambat saluran napas. Setelah dilakukan autopsi dan pemeriksaan forensik, termasuk toksikologi terhadap jenazah dan tanah sekitar kuburannya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, zat berbahaya, racun, pestisida, alkohol, arsen, atau sianida. Berdasarkan fakta dan temuan tersebut, penyebab kematian Sutrimo adalah penyakit jantung iskemik. Keluarganya memilih menempuh proses hukum terkait banyaknya spekulasi yang beredar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.40
Hasil Ekshumasi Sutrimo, Penyebab Kematian Korban karena Penyakit Jantung Iskemik
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.09
Tak Ada Luka dan Racun, Ini Penyebab Kematian Sutrimo
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 17.21
Terungkap Penyebab Muncul Busa di Mulut Sutrimo
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.10
Hasil Ekshumasi Sutrimo: Tidak Ada Luka Maupun Racun
Berita terkait
Sore Ini Polda Metro Jaya Ungkap Misteri Kematian Sutrimo, Eks Pegawai Febrie Adriansyah
JawaPos · 30 September 2026 pukul 11.30
Menanti Penyebab Pasti Kematian Sutrimo
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 05.00
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Akan Diumumkan Sekitar 2 Pekan Lagi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.56
Polisi Siapkan Ekshumasi untuk Mengungkap Penyebab Kematian Sutrimo Karumga Febrie
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.23