Idrus Marham Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Bogor, Minta Aparat Bertindak Tuntas
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik Partai Golkar Idrus Marham mendesak aparat penegak hukum untuk membongkar praktik mafia tanah di Bogor, Jawa Barat. Idrus, yang mengaku sebagai salah satu korban melalui gugatan PT SMPG milik Suryadi, menyampaikan hal ini saat mengunjungi Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (10/9).
Berdasarkan pengalamannya sebagai mantan koordinator bidang pertanahan Komisi II DPR, Idrus mengungkapkan adanya pola sistematis dalam aksi mafia tanah. Modus yang digunakan meliputi manipulasi penerbitan izin lokasi dan plotting tanah untuk pembebasan lahan, hingga pemberian tekanan kepada pemilik lahan melalui pengerahan massa agar tanah dijual dengan harga murah.
Idrus mengklaim lahan seluas lebih dari empat hektare yang ia miliki semula ditujukan untuk pembangunan pesantren Tahfizul Qur'an, namun mengalami sengketa. Ia menduga praktik mafia pertanahan melibatkan penerbitan izin lokasi, plotting tanah, hingga penerbitan sertifikat yang tidak sesuai. Idrus menyebut pola ini meliputi tekanan terhadap pemilik lahan melalui massa dan bodyguard, serta manipulasi proses hukum. Karena menduga adanya unsur pidana, Idrus melaporkan dugaan ini ke Mabes Polri dan meminta KPK, kepolisian, dan kejaksaan turun tangan. Penggeledahan Kantor BPN Kabupaten Bogor oleh Polda Metro Jaya dianggapnya sebagai momentum untuk membuka kasus terkait.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Dugaan Mafia Tanah Bermain di Bogor, Idrus Marham Minta Aparat Bongkar Sampai Tuntas
10 September 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗
VOI
Idrus Marham Minta Aparat Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Bogor
10 September 2026 pukul 22.20 · Baca aslinya ↗