Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IHSG dan Rupiah Dipengaruhi Konflik Timur Tengah dan Tekanan Pasar Global

Pada pembukaan perdagangan Senin (5/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,30% ke level 6.055,16, sementara rupiah melemah 0,35% menjadi Rp 17.888,90 per dolar AS. Di kawasan Asia, indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,80% ke 69.536,00, Hang Seng Hong Kong turun 0,40% ke 23.877,00, SSE Composite China naik 0,23% ke 3.839,25, dan Straits Times Singapura naik 0,05% ke 5.670,70.

Konflik Timur Tengah menyebabkan harga minyak dunia tetap tinggi, dengan Brent mencapai USD 102,25 dan WTI USD 91,11 per barel pada 2 Oktober 2026. Ketidakpastian perdamaian memicu tekanan harga yang berpotensi meningkatkan inflasi dan suku bunga acuan bank sentral.

Kondisi global ini menghambat aliran dana ke pasar berkembang, termasuk Indonesia. Dampaknya meliputi tekanan pada APBN RI, indeks harga saham gabungan (IHSG), serta nilai tukar Rupiah akibat kewaspadaan pelaku pasar keuangan global.

Menurut tiap media