IHSG Turun di Buka Pasca Dipicu Faktor Eksternal, Mayoritas Bursa Asia Melemah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
IHSG dibuka melemah 0,55% ke level 6.552,79 pada Jumat (11/9) dibanding penutupan kemarin di 6.589,34, kemudian sempat merosot ke 6.506. Penurunan dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah 6%, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 11 basis poin ke 4,954%, serta inflasi AS yang ditunjukkan pertumbuhan PPI 5,4% YoY pada Agustus 2026. Di Eropa, ECB menaikkan suku bunga 25 basis poin. Volume perdagangan mencatat 1,664,998,209 lembar saham dengan nilai transaksi Rp761,24 triliun, sementara Warta Ekonomi melaporkan volume 2,39 miliar saham bernilai Rp1,07 triliun. Rupiah melemah 0,31% menjadi Rp17.584,10 per USD. Mayoritas bursa Asia juga melemah: Nikkei 225 turun 3,02% ke 63.299, Hang Seng turun 1,21% ke 24.651,50, SSE Composite turun 0,60% ke 3.910,92. Hanya Straits Times yang naik 0,15% ke 5.698,29.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
IHSG Dibuka Melemah 0,55% ke Level 6.552, Mayoritas Bursa Asia Ikut Memerah
11 September 2026 pukul 09.05 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
IHSG Anjlok Lebih dari 1% ke Level 6.506 di Akhir Pekan
11 September 2026 pukul 09.22 · Baca aslinya ↗