Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Wilayah 3T Terkendala Infrastruktur
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) masih menghadapi kendala operasional. Tingkat kecukupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal baru mencapai 10,78 persen dari jumlah ideal. Tantangan utama meliputi ketergantungan rantai pasok, keterbatasan tenaga gizi terlatih, serta infrastruktur dasar seperti air bersih.
Dalam pertemuan antara BNPP dan BSKDN pada 23 September 2024, dibahas strategi percepatan implementasi melalui pendekatan khusus dan landasan regulasi. Terkait intervensi Badan Gizi Nasional (BGN) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), JawaPos menyebutkan sekitar separuh dari 15 PLBN yang beroperasi telah terintervensi, sementara Detik.com secara spesifik menyebutkan angka 50%. Pemetaan ulang diperlukan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program di wilayah tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
MBG di Daerah 3T Terkendala Kecukupan SPPG, Ketersediaan Baru 10,78 Persen
25 September 2026 pukul 11.30 · Baca aslinya ↗
Detik.com
BNPP Bahas Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Wilayah 3T
25 September 2026 pukul 17.46 · Baca aslinya ↗