MBG di Daerah 3T Terkendala Kecukupan SPPG, Ketersediaan Baru 10,78 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah 3T masih terkendala karena ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hanya mencapai 10,78 persen dari jumlah ideal di daerah tertinggal. Tantangan utama meliputi ketergantungan pada rantai pasok, infrastruktur dasar yang terbatas, serta keterbatasan tenaga gizi terlatih. Dalam pertemuan antara BNPP dan BSKDN pada 23 September 2024, disepakatkan membutuhkan pendekatan khusus untuk daerah 3T. Dari 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang beroperasi, hanya sekitar separuh yang telah mendapatkan intervensi dari Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga diperlukan pemetaan ulang untuk memastikan efektivitas pelaksanaan MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.46
BNPP Bahas Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Wilayah 3T
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 22.30
Kuasa Hukum PF Buka Suara soal Kisruh SPPG Savira Rangga Mekar Kota Bogor
Detik.com · 24 September 2026 pukul 18.52
Kepala SPPG di Batang Dicopot Buntut Ratusan Warga Keracunan MBG
kumparan · 23 September 2026 pukul 23.26
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG Indisipliner, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Berita terkait
SPPG di Wilayah 3T Jadi Perhatian Khusus Pemerintah, Ini Kata Zulhas
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.33
Menko Pangan Dorong Percepatan Aktivasi SPPG di Wilayah 3T
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.31
Program MBG Prioritaskan Wilayah 3T, 111 SPPG Segera Diaktivasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.45
Luhut Minta Bos BGN Benahi Tata Kelola MBG pasca 1.300 SPPG Ditutup
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.43