Indonesia Diversifikasi Sumber Impor BBM Akibat Konflik Timur Tengah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Konflik di Timur Tengah menyebabkan Indonesia kehilangan sekitar 25% sumber impor minyak mentah atau BBM. Menanggapi situasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian ESDM dan PT Pertamina mengubah strategi pengadaan dari mekanisme lelang menjadi sistem perburuan (hunting) pasokan langsung ke negara dengan kelebihan stok. Langkah diversifikasi ini mencakup pengalihan sumber impor ke wilayah Amerika Serikat, Angola, Afrika, dan Amerika Latin.
Strategi pencarian langsung diambil karena mekanisme lelang biasa mengalami kendala akibat minimnya peserta, meskipun terdapat potensi peningkatan harga pembelian. Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi jenis solar dan bensin bagi masyarakat, nelayan, serta petani untuk mengendalikan inflasi. Data BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% (yoy) dengan kontribusi bensin sebesar 0,31%.
Saat ini, ketahanan stok BBM nasional dipastikan aman dan terjaga pada kisaran 18 hingga 20 hari.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
RI Ternyata Sempat Kehilangan 25% Sumber Impor BBM
5 Oktober 2026 pukul 13.55 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Konflik Timur Tengah Pangkas 25% Sumber Impor BBM, ESDM Cari Alternatif
5 Oktober 2026 pukul 14.30 · Baca aslinya ↗