Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kesepakatan Ekspor Beras Premium Indonesia ke Malaysia

Indonesia menyepakati kerja sama ekspor beras premium ke Malaysia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perum Bulog dan Padi dan Beras Borneo Sdn. Bhd. di Jakarta pada 14 Agustus. Pengiriman perdana dimulai sebanyak 1.000 ton dalam pekan ini dengan patokan harga Rp17.000 per kilogram atau 3,9 ringgit Malaysia. Terkait jalur distribusi awal, terdapat perbedaan detail: satu laporan menyebut pengiriman melalui perbatasan Entikong, sedangkan laporan lain merinci 5 kontainer lewat Entikong dan 950 ton dikirim via jalur laut dari Tanjung Priok ke Kuching.

Volume pasokan tersebut ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan beras Sarawak sebesar 200.000 ton per tahun, sementara kebutuhan nasional Malaysia mencapai 1,5 hingga 1,7 juta ton per tahun. Terdapat perbedaan klaim dalam peliputan; sebagian media menyebutkan Indonesia langsung mengekspor 200.000 ton senilai Rp3,39 triliun, sementara media lain mencatat angka tersebut merupakan potensi nilai perdagangan jika kuota bertahap terpenuhi.

Pemerintah memastikan ekspor ini tidak mengganggu kebutuhan domestik karena stok Cadangan Beras Pemerintah di Bulog tercatat 5,2 juta ton. Beberapa laporan menambahkan klaim spesifik mengenai surplus sebesar 2 juta ton serta proyeksi produksi beras yang mencapai 30 juta ton hingga Oktober, yang diperkirakan aman hingga Mei 2027.

Menurut tiap media