Indonesia percepat pengembangan panas bumi, 88% cadangan belum terpakai
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah dan asosiasi panas bumi mendorong percepatan pemanfaatan energi panas bumi untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Menurut Julfi Hadi dari Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API/INAGA), energi panas bumi dapat menjadi sumber daya base load renewable yang andal dan tersebar dari Sabang hingga Merauke. Pemerintah bertekad merealisasikan visi menjadikan Indonesia sebagai produsen dan pengguna terbesar panas bumi di dunia pada 2030.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa energi panas bumi berpotensi menyaingi batu bara dalam menyediakan pasokan listrik yang andal. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyoroti bahwa sumur panas bumi pertama di Kamojang yang dicanangkan pada 1926 masih beroperasi hingga kini. Indonesia dikenal memiliki cadangan panas bumi terbesar di dunia dengan total potensi mencapai 23.202,77 Megawatt (MW).
Namun, terdapat perbedaan dalam pelaporan persentase pemanfaatan cadangan panas bumi. CNBC Indonesia melaporkan bahwa 88% dari cadangan panas bumi Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, CNN Indonesia menyatakan bahwa hanya sekitar 2.776,39 MW yang telah dimanfaatkan, yang berarti hanya 11,6 persen dari total potensi yang terpakai, sementara sisanya belum tergali. Kedua laporan ini menunjukkan bahwa sebagian besar cadangan panas bumi Indonesia masih belum optimal dalam pemanfaatannya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Bakal Jadi Andalan, 88% Cadangan Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan
19 Agustus 2026 pukul 14.34 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
ESDM Sebut Energi Panas Bumi Bisa Saingi Batu Bara, Ini Alasannya
20 Agustus 2026 pukul 11.19 · Baca aslinya ↗