ESDM Sebut Energi Panas Bumi Bisa Saingi Batu Bara, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa energi panas bumi (geothermal) berpotensi menyaingi batu bara dalam menyediakan pasokan listrik yang andal. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyoroti bahwa sumur panas bumi pertama di Kamojang yang dicanangkan pada 1926 masih beroperasi hingga kini, dengan uapnya terus mengalir. Indonesia dikenal sebagai negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia, dengan total potensi mencapai 23.202,77 Megawatt (MW). Namun, hanya sekitar 2.776,39 MW yang telah dimanfaatkan, artinya hanya 11,6 persen dari total potensi yang terpakai, sementara sisanya belum tergali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.30
Harga Listrik Panas Bumi Masih di Atas Batu Bara, Pemerintah Dorong Skema Karbon
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.34
Bakal Jadi Andalan, 88% Cadangan Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.39
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.50
Bos PGE Beberkan Sederet Proyek Geothermal Demi Kejar Target 1 GW
Berita terkait
Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.17
RI Bakal Belajar dari Norwegia untuk Kembangkan PLTA
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 20.10
Pengumuman! Harga Batu Bara RI HBA Awal Oktober Mayoritas Turun
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.25
Pengiriman CNG 3 Kg Wajib Pakai Bak Tertutup
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 19.10