Indosat Lakukan Rombak Struktur IFT, Dapat Keuntungan Rp1,64 Triliun
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Indosat Tbk menjual 84,9% saham PT Infra Fiber Teknologi (IFT) ke PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT) sekaligus melakukan transaksi inbreng 15,1% saham IFT lainnya ke NFT dengan imbalan saham NFT. Transaksi yang dilakukan melalui perusahaan tertutup menghasilkan keuntungan bersih Rp1,64 triliun yang bersifat satu kali (non-recurring). Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta menerima 49,9% saham NFT, sementara investor menguasai 50,1%. Perubahan struktur tidak mengubah tujuan utama yaitu pembentukan platform infrastruktur serat optik independen.
Dampak keuangan meliputi pengakuan beban sewa operasional jaringan serat optik serta pengaruh pada laporan keuangan. Kedua entitas IFT dan NFT telah memperoleh perizinan yang diperlukan, dan pengalihan aset jaringan kabel optik telah dilaksanakan. Nilai transaksi mencapai Rp11,71 triliun pada Juli 2026. Tidak ada rencana tindakan korporat dalam 12 bulan ke depan. Berbeda dari laporan Warta Ekonomi, laporan CNBC Indonesia menyebutkan bahwa perizinan telah diperoleh dan transfer aset jaringan telah selesai dilakukan, sementara Warta Ekonomi menekankan bahwa IFT akan terus menjalankan usaha telekomunikasi dengan NFT berfungsi sebagai holding.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Indosat (ISAT) Rombak Transaksi Fiber Optik, Ada Cuan Rp1,64 Triliun
28 September 2026 pukul 14.25 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Indosat Dapat Cuan Rp1,64 Triliun dari Jual IFT
28 September 2026 pukul 14.50 · Baca aslinya ↗