Industri Pengolahan Agro Dorong Kinerja Ekspor Indonesia April 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ekspor Indonesia pada April 2026 mencapai US$25,30 miliar, ditopang oleh ekspor nonmigas naik 13,66% dan penurunan ekspor migas 9,81%. Komoditas unggulan seperti kopi, teh, dan rempah-rempah tumbuh 54,44%, sementara tembakau dan rokok naik 43,49%. Sepanjang Januari-April 2026, total ekspor mencapai US$92,15 miliar, naik 5,48% YoY, dengan kontribusi pertumbuhan 9,78% dari sektor industri pengolahan. Indonesia menempati peringkat enam sebagai eksportir hasil tembakau terbesar dunia, dengan produk unggulan seperti cerutu premium berbasis tembakau Deli dan Besuki. Sebagai produsen kopi terbesar keempat dunia, ekspor kopi olahan mencapai US$692 juta atau naik 4,36%. Pasar makanan dan minuman artisan global yang tumbuh menjadi peluang bagi Indonesia. Nilai pasar diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032. Pemerintah merencanakan peremajaan perkebunan kakao seluas 240 ribu hektar hingga 2027 untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan impor.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Hilirisasi Industri Agro Penopang Ekspor
16 September 2026 pukul 20.21 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Hilirisasi Industri Agro Penopang Kinerja Ekspor & Nilai Tambah Nasional
17 September 2026 pukul 05.30 · Baca aslinya ↗