Iran Tolak Negosiasi dengan AS untuk Hentikan Konflik di Timur Tengah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah Iran menolak melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk menghentikan perang di Timur Tengah. Sekretaris Dewan Keamangan Nasional Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan tidak ada negosiasi hingga syarat-syarat Iran terpenuhi, termasuk ganti rugi perang dan pencabutan sanksi. Menurutnya, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan kesiapan untuk bernegosiasi dianggap membingungkan. Iran menuntut ganti rugi perang, pencabutan sanksi ekonomi, dan penghentian blokade di Selat Hormuz sebagai syarat mutlak sebelum akan terlibat dalam pembicaraan apa pun.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan terbuka untuk melanjutkan pembicaraan tentang perang di Timur Tengah. Ia menekankan bahwa keputusan keterlibatan AS dalam konflik tersebut bergantung pada posisinya yang menurutnya sedang terpuruk dan membutuhkan kesepakatan mendesak. Trump menekankan bahwa negosiasi hanya dapat dilakukan jika Iran bersedia untuk bekerja sama secara konstruktif.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Iran Tolak Lakukan Pembicaraan dengan AS untuk Hentikan Perang
15 September 2026 pukul 14.48 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Trump Buka Pintu Negosiasi, Iran Justru Mengancam: Tidak Ada Pembicaraan!
15 September 2026 pukul 16.07 · Baca aslinya ↗