Trump Buka Pintu Negosiasi, Iran Justru Mengancam: Tidak Ada Pembicaraan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran secara tegas menolak tawaran negosiasi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menilai pernyataan Trump membingungkan dan menegaskan bahwa tidak akan ada pembicaraan sebelum seluruh tuntutan Iran dipenuhi.
Iran menuntut ganti rugi perang dan pencabutan sanksi ekonomi serta penghentian blokade di Selat Hormuz sebagai syarat mutlak. Sementara itu, Trump menyatakan dirinya terbuka untuk bernegosiasi namun menekankan bahwa keputusan keterlibatan AS bergantung pada posisi Iran yang dianggapnya sedang terpuruk dan membutuhkan kesepakatan mendesak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.48
Iran Tolak Lakukan Pembicaraan dengan AS untuk Hentikan Perang
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.03
Keseimbangan Kekuatan di Timur Tengah Bergeser setelah Ancaman Krisis Energi dari Iran dan Houthi
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.53
Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 12.49
Inspektur Jenderal Pentagon Akhirnya Akui AS Kekurangan Amunisi akibat Perang Iran
Berita terkait
Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.47
AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
VOI · 1 September 2026 pukul 08.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Bantah Trump, Iran Bilang Tak Ada Negosiasi dengan AS
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 16.45