Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran tuntut buka kembali Selat Hormuz setelah sanksi AS, menimbulkan antrean bensin di Teheran

Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap Iran yang mencakup tekanan finansial dan blokade fisik di Selat Hormuz, memicu antrean panjang di pom bensin di Teheran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan tujuan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir sekaligus menurunkan harga minyak di Amerika. Pemerintah Iran menanggapi dengan ancaman siksa ekspor minyak jika sanksi diperluas. Iran menyusun tuntutan untuk membuka kembali Selat Hormuz yang ditutup, termasuk mengakhiri perang regional, pencabutan sanksi AS terhadap pelabuhan Iran, serta bantuan ekonomi dan kompensasi. Namun, Iran berhasil mengekspor 70-80 juta barel minyak dan mencapai kesepakatan dengan Oman untuk koridor pelayaran, meski rute tersebut baru akan digunakan setelah AS memenuhi tuntutan Iran.

Menurut tiap media