Iran tuntut buka kembali Selat Hormuz setelah sanksi AS, menimbulkan antrean bensin di Teheran
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap Iran yang mencakup tekanan finansial dan blokade fisik di Selat Hormuz, memicu antrean panjang di pom bensin di Teheran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan tujuan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir sekaligus menurunkan harga minyak di Amerika. Pemerintah Iran menanggapi dengan ancaman siksa ekspor minyak jika sanksi diperluas. Iran menyusun tuntutan untuk membuka kembali Selat Hormuz yang ditutup, termasuk mengakhiri perang regional, pencabutan sanksi AS terhadap pelabuhan Iran, serta bantuan ekonomi dan kompensasi. Namun, Iran berhasil mengekspor 70-80 juta barel minyak dan mencapai kesepakatan dengan Oman untuk koridor pelayaran, meski rute tersebut baru akan digunakan setelah AS memenuhi tuntutan Iran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Antrean Warga Iran di Pom Bensin Imbas Sanksi Baru dari AS
27 Agustus 2026 pukul 06.10 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Iran Susun Tuntutan untuk Buka Selat Hormuz, Ada Syarat AS Harus Akhiri Perang
28 Agustus 2026 pukul 16.31 · Baca aslinya ↗