Antrean Warga Iran di Pom Bensin Imbas Sanksi Baru dari AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap Iran yang diproyeksikan sebagai isolasi ekonomi 'yang belum pernah disaksikan dunia sebelumnya'. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan kombinasi tekanan finansial dan blokade fisik di Selat Hormuz yang akan mencegah masuk atau keluar barang dari pelabuhan Iran. Sanksi ini memicu antrean panjang di pom bensin di Teheran, mengakibatkan kesulitan warga membeli bahan bakar. Wakil Presiden AS, JD Vance, menekankan prioritas menurunkan harga minyak di Amerika serta mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Pemerintah Iran menanggapi ancaman dengan siksa ekspor minyak jika wilayah lain turut serta dalam sanksi AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.04
Sanksi Baru AS Bikin Warga Iran Antre Panjang di SPBU
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.31
Mampukah Iran Membalas Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 05.41
AS Mau Bikin Iran KO, Teheran Balik Menantang
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.59
AS Perketat Sanksi Ekonomi Iran, Targetkan 5 Sektor Vital dan 60 Entitas
Berita terkait
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Sebut Sanksi Berulang AS Gagal
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.54
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.25