Kabut Asap Karhutla Kalsel Datangi Banjarbaru, Udara Berbahaya dan Lalu Lintas Macet
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan menyebabkan kabut asap tebal menyelimuti Banjarbaru dan Banjarmasin, khususnya pada pagi hari. Konsentrasi PM2.5 di Banjarbaru mencapai 389,4 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui ambang batas kategori berbahaya yang ditetapkan pada 250,5 mikrogram per meter kubik. BMKG menjelaskan penurunan kualitas udara dipicu oleh kondisi atmosfer yang sangat kering dan kurangnya curah hujan selama 24 jam terakhir. Akibat asap tebal, jarak pandang pengendara jalan berkurang, sehingga lalu lintas macet panjang terjadi di sejumlah jalan, termasuk di Liang Anggang. Beberapa ambulans, truk, dan bus kesulitan bergerak di tengah asap. Operasional penerbangan juga terganggu; 12 penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, dibatalkan atau ditunda akibat jarak pandang terbatas. Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar salat istisqa, mengoperasikan empat unit pompa 24 jam, dan melakukan pembasahan kawasan hutan lindung di Jalan Makmur, Banjarbaru, dengan dukungan 53 petugas PUPR dan Dinas Kehutanan. Upaya mitigasi juga mencakup edukasi masyarakat, distribusi air bersih, dan pembasahan kawasan hutan lindung. Kalimantan Selatan termasuk enam provinsi paling rawan karhutla, bersama Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Asap Karhutla Kalsel Begitu Pekat, Polisi Gelar Salat Istisqa
19 Agustus 2026 pukul 16.28 · Baca aslinya ↗
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Kendaraan di Banjarbaru, Lalin Macet
19 Agustus 2026 pukul 17.12 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
19 Agustus 2026 pukul 17.08 · Baca aslinya ↗