Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara Banjarbaru, Kalimantan Selatan, masuk ke kategori Berbahaya akibat tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5. Pada Rabu (19/8) pagi, konsentrasi PM2.5 mencapai 389,4 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui ambang batas kategori Berbahaya yang ditetapkan pada 250,5 mikrogram per meter kubik. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kalsel, Klaus Johannes Apoh Damanik, menjelaskan bahwa penurunan kualitas udara ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang sangat kering dan kurangnya curah hujan selama 24 jam terakhir. Kondisi ini memperparah penyebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitarnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.26
BMKG: Kualitas Udara di Kubu Raya Kalbar Kategori Hitam
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 06.00
Waspada Karhutla di Banjarbaru, Warga Jangan Lupa Pakai Masker
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.50
Penerbangan Dibatalkan-Kualitas Udara Memburuk Gegara Asap Karhutla RI
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
KLH Buka Suara Soal Kualitas Udara dan Ancaman Karhutla di Musim Kemarau
Berita terkait
Dikepung Asap Karhutla, Kualitas Udara di Palembang Sangat Tidak Sehat
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.21
Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.00
Potensi Asap Karhutla Kalimantan Sampai Pulau Jawa, Bakal Berkabut?
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.59
Masih Dilanda Karhutla, Status Tiga Daerah di Kalbar Berbahaya
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 22.30