Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KAI Bangun Rusunami Manggarai untuk MBR, 8 Tower 1.232 Hunian

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengembangkan proyek rumah susun milik (rusunami) di dekat Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, yang seluruhnya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Proyek ini dilaksanakan di atas lahan sekitar 2,2 hektare dan mencakup delapan tower dengan rencana pembangunan sekitar 1.232 unit hunian tipe 28, 36, 45, dan 52 meter persegi, dilengkapi fasilitas ritel. Groundbreaking proyek ini dijadwalkan pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan pekerjaan Blok F ditargetkan selesai pada September 2026 dan pembangunan langsung dilanjutkan setelah peristiwa tersebut, diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa minat masyarakat sudah terlihat dari banyaknya surat minat yang diterima, sehingga setelah groundbreaking, KAI akan membuka Nomor Urut Pemesanan (NUP) secara resmi. Proyek ini merupakan bagian dari penataan bertahap Kawasan TOD Manggarai yang masih dalam proses penyusunan Master Plan dan Panduan Rancang Kota (PRK).

Pemerintah melalui Direktur Jenderan Perumahan Perkotaan Kementerian PKK Sri Haryati menyampaikan sedang menyusun regulasi baru pembangunan rumah susun agar lebih adaptif terhadap karakteristik hunian vertikal, karena regulasi lama dinilai kurang fleksibel. Anggota Komisi V DPR RI mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) sebagai solusi kepadatan dan polusi di Jabodetabek, serta menekankan kawasan TOD harus diprioritaskan bagi MBR, bukan spekulan properti.

Menurut tiap media