Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Karies Gigi Rata-Rata 80 Persen di Indonesia, Akses Kesehatan Jadi Sorotan

Indonesia berusia 81 tahun merdeka, namun akses layanan kesehatan gigi di pelosok masih terbatas. Film dokumenter 'Negeri Susah Senyum' merekam kondisi kesehatan gigi masyarakat di Jakarta dan Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi. Di Ciptagelar, warga dihadapkan pada keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya tenaga dokter gigi, dan jarak jauh ke layanan kesehatan lengkap, sehingga banyak mengandalkan pengobatan alternatif tidak higienis.

Masalah karies atau gigi berlubang meluas di Indonesia. Media Indonesia melaporkan sekitar 80 persen masyarakat terdampak, sementara Warta Ekonomi menyebutkan angka yang sama yakni 80 persen. Di Ciptagelar, anak-anak lebih rentan terhadapi karies berat akibat konsumsi makanan olahan bergula tinggi, sementara generasi tua justru memiliki gigi lebih baik karena pola makanan alami rendah gula. Karies yang tidak ditangani dapat berkembang hingga mencapai saraf gigi, menyebabkan nyeri hebat dan kerusakan permanen.

Dokter menekankan pentingnya pencegatan melalui kebersihan gigi, pengurangan konsumsi gula, dan pemeriksaan rutin. Makanan dan minuman manis menjadi faktor utama pemicu karies karena bakteri Streptococcus mutans memanfaatkan gula untuk merusak gigi. Target Indonesia bebas karies pada 2035 masih terpelihara, namun kesenjangan akses layanan kesehatan gigi di daerah terpencil perlu diatasi agar pencegahan dapat mencapai seluruh lapisan masyarakat.

Menurut tiap media