Penyakit Karies Indonesia Capai 80 Persen, Akses Kesehatan Jadi Sorotan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masalah karies atau gigi berlubang masih meluas di Indonesia, dengan sekitar 80 persen masyarakat terdampak. Temuan ini disampaikan oleh drg. Ahmad Syahrul Mubarok dari FDC Dental Clinic saat membahas film dokumenter 'Negeri Susah Senyum', yang merekam kondisi kesehatan gigi masyarakat di Jakarta dan Kasepuhan Ciptagelar, Sukabmi. Di Ciptagelar, warga dihadapkan pada keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya tenaga dokter gigi, dan jarak jauh ke layanan kesehatan lengkap. Akibatnya, banyak masyarakat enggan atau tidak mampu memperoleh perawatan gigi yang tepat. Karies yang tidak ditangani dapat berkembang hingga mencapai saraf gigi, menyebabkan nyeri hebat dan kerusakan permanen. Dokter menekankan pentingnya pencegahan melalui kebersihan gigi, pengurangan konsumsi gula, dan pemeriksaan rutin. Makanan dan minuman manis menjadi faktor utama pemicu karies karena bakteri Streptococcus mutans memanfaatkan gula untuk merusak gigi. Anak-anak di Ciptagelar justru lebih rentan terhadap karies berat dibandingkan generasi tua, yang mayoritas hanya mengalami atrisi akibat konsumsi makanan alami dan rendah gula. Film ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik agar tidak menunggu sakit untuk mulai menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.07
81 Tahun Indonesia Merdeka, Senyum di Pelosok Masih Menjadi Kemewahan
Berita terkait
Masyarakat Diminta Perhatikan Kesehatan Gigi dan Mulut, Tekankan Pencegahan hingga Perawatan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.29
Tak Semua Orang Perlu Behel, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Ortodonti UMY
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.53
Pakar Dorong Pencegahan Menyeluruh Untuk Atasi Karhutla
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.29
Pencegahan Narkoba, Polda Sumsel Dorong Strategi Ketahanan Masyarakat
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.21