Kebakaran hutan di Tarakan dipicu batu bara aktif di bawah tanah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, diduga tidak hanya disebabkan oleh pembakaran lahan, tetapi juga deposit batu bara aktif yang terdapat di bawah permukaan tanah. Kepala DLH Tarakan, Chaizir Zain, menyatakan batu bara aktif banyak ditemukan di Tarakan Timur, termasuk area sekitar Universitas Borneo Tarakan (UBT) hingga jalur Pantai Amal. Batu bara di daerah tersebut dapat terbakar sendiri tanpa perlu adanya pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti minimnya curah hujan dan suhu tinggi yang menyebabkan batu bara melepaskan kalor alami. Ketika kalor ini bertemu dengan angin dan semak belukar kering, asap dan api langsung muncul. Chaizir menambahkan bahwa kualitas batu bara di Tarakan relatif rendah, namun cukup panas untuk memicu kebakaran vegetasi. Untuk pemadaman, DLH menyarankan penutupan pasokan udara menggunakan foam kimia atau penimbunan tanah langsung. CNN Indonesia menyatakan penanganan kebakaran batu bara tidak boleh disiram air karena mengandung oksigen, melainkan menggunakan foam kimia atau penimbunan tanah untuk memutus pasokan udara.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
DLH Tarakan Ungkap Batu Bara Aktif Diduga Ikut Picu Karhutla
22 Agustus 2026 pukul 09.15 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
DLH Tarakan Sebut Batubara Aktif Turut Picu Karhutla di Kalimantan
22 Agustus 2026 pukul 09.45 · Baca aslinya ↗