Kelangkaan Memori Data Center Picu Kenaikan Harga Laptop dan Smartphone
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Qualcomm mengungkapkan bahwa kenaikan harga laptop dan smartphone disebabkan oleh kelangkaan memori, bukan chipset. Sebagian besar pasokan memori saat ini dialokasikan untuk kebutuhan data center, sehingga industri elektronik konsumen kesulitan mendapatkan stok. Hal ini menyebabkan biaya produksi meningkat dan berdampak pada harga jual perangkat di pasar.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Qualcomm mengembangkan teknologi agar penggunaan memori lebih efisien dan berencana menerapkan High-Performance Computing (HPC) pada smartphone pada awal 2027. Permintaan memori diprediksi tetap tinggi akibat transisi menuju era agentic AI. Qualcomm memproyeksikan kelangkaan pasokan akan mereda pada akhir 2027 hingga awal 2028, meskipun belum dapat memastikan apakah harga memori akan turun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Bos Qualcomm Ungkap Alasan Sebenarnya Harga Laptop dan HP Melonjak
1 Oktober 2026 pukul 18.20 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Qualcomm Blak-blakan Soal Krisis Memori, Ternyata Ini Alasannya
1 Oktober 2026 pukul 20.18 · Baca aslinya ↗