Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kelangkaan Memori Data Center Picu Kenaikan Harga Laptop dan Smartphone

Qualcomm mengungkapkan bahwa kenaikan harga laptop dan smartphone disebabkan oleh kelangkaan memori, bukan chipset. Sebagian besar pasokan memori saat ini dialokasikan untuk kebutuhan data center, sehingga industri elektronik konsumen kesulitan mendapatkan stok. Hal ini menyebabkan biaya produksi meningkat dan berdampak pada harga jual perangkat di pasar.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Qualcomm mengembangkan teknologi agar penggunaan memori lebih efisien dan berencana menerapkan High-Performance Computing (HPC) pada smartphone pada awal 2027. Permintaan memori diprediksi tetap tinggi akibat transisi menuju era agentic AI. Qualcomm memproyeksikan kelangkaan pasokan akan mereda pada akhir 2027 hingga awal 2028, meskipun belum dapat memastikan apakah harga memori akan turun.

Menurut tiap media