Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Qualcomm Blak-blakan Soal Krisis Memori, Ternyata Ini Alasannya

Qualcomm menjelaskan kelangkaan chip memori global bukan disebabkan oleh chipset, melainkan karena sebagian besar pasokan memori dialokasikan untuk kebutuhan data center. Executive VP and CMO Qualcomm, Don McGuire, menyatakan bahwa bisnis elektronik konsumen kesulitan mendapatkan memori karena permintaan data center mendominasi. Qualcomm tidak memproduksi memori, sehingga harganya meningkat dan menyebabkan kenaikan harga smartphone. Perusahaan berupaya inovasi dengan menyematkan teknologi High-Performance Computing (HPC) di smartphone untuk meningkatkan efisiensi memori. Don memperkirakan kelangkaan akan mereda akhir 2027 atau awal 2028, sementara permintaan tetap tinggi akibat peralihan ke era agentic AI.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait