Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Orang Utan Sempurna dan Dampak Karhutla di Kalimantan: 17.375 Hotspot Terdeteksi

Beberapa media melaporkan kematian orang utan bernama Sempurna di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Detik.com dan CNBC Indonesia menyampaikan bahwa Sempurna ditemukan pingsan pada 30 Agustus 2026 dan meninggal setelah dilakukan upaya CPR serta evakuasi oleh tim BKSDA dan Yayasan IAR Indonesia. Namun, terdapat perbedaan dalam tanggal kejadian: Detik.com melaporkan 30 Agustus 2026, sementara Detik.com lain dan JPNN.com menyebutkan 30 Agustus 2020. Selain itu, JPNN.com menyebutkan nama Sampurna, bukan Sempurna. CNBC Indonesia menambahkan bahwa nekropsi pada 1 September 2026 mengungkapkan kerusakan paru-paru, jantung, dan ginjal akibat hipoksia akut. Sementara itu, CNN Indonesia mencatat 17.375 titik hotspot karhutla di habitat orangutan Kalimantan dari 1 Juni hingga 28 Agustus 2026, dengan subspesies Pongo pygmaeus wurmbii paling terdampak. DPR dan berbagai figur publik mendesak Kementerian Kehutanan untuk mengambil tindakan tegas, termasuk penetapan status bencana nasional dan sanksi bagi pihak yang menyebabkan kebakaran. Langkah pemerintah juga mencakup operasi penyelamatan, peningkatan patroli, dan penyiapan peralatan medis untuk orangutan terdampak.

Menurut tiap media