Tak Hanya Hutan, Orang Utan Pun Terancam Punah Karena Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan semakin mengancam keberlangsungan hidup orang utan. Pada Minggu 30 Agustus 2020, seorang orang utan jantan bernama Sampurna ditemukan lemas dan mengalami gangguan pernapasan berat di kawasan perkebunan kelapa sawit, Ketapat, Kalimantan Barat. Meskipun dilakukan evakuasi oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sampurna tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal pada pukul 15.20 WIB. Profesor Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, Raden Wisnu Nurcahyo, menjelaskan bahwa karhutla tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga menghancurkan seluruh sistem habitat orang utan. Api membakar pohon-pohon tinggi yang menjadi tempat bergantung, bersarang, dan sumber makanan utama orang utan. Akibatnya, orang utan terpaksa turun ke tanah dan mendekati perkebunan atau pemukiman warga untuk mencari makanan dan tempat bertahan. Fenomena ini meningkatkan risiko luka bakar, dehidrasi, kelaparan, dan konflik fatal dengan warga setempat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.03
17 Ribu Hotspot Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Habitat Orangutan
VOI · 4 September 2026 pukul 14.57
Orang Utan Sempurna Mati Akibat Asap Karhutla, DPR Desak Kemenhut Bertindak Tegas
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.00
Detik-Detik Orang Utan Sempurna Tewas Saat Karhutla Hantam Kalimantan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 19.47
BNPB Ungkap Situasi Karhutla di Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat
Berita terkait
Rajiv Minta Perlindungan Satwa Endemik di Tengah Karhutla Kalimantan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.57
Rajiv: Karhutla di Kalimantan Ancam Eksistensi Satwa Endemik Nusantara
kumparan · 2 September 2026 pukul 17.43
Nasib Orangutan di Tengah Kepungan Karhutla Kalimantan
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.50
Orang Utan Masuk Pemukiman Akibat Karhutla Kalimantan, Populasinya Terancam
kumparan · 11 Agustus 2026 pukul 16.18