Kemendikdasmen Distribusikan 50 Tenda Sekolah Darurat untuk Sekolah Terdampat Gempa di NTT
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan 50 tenda sebagai ruang kelas sementara untuk sekolah terdampak gempa di Nusa Tengar Timur (NTT). Menurut Kumparan, 30 tenda dikirim dari Jakarta dan Yogyakarta ke Pelabuhan Labuan Bajo, dilengkapi dengan 1.000 paket family kit, 200 paket school kit umum, dan 2.000 paket school kit SMA/SMK untuk Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat. Tahap kedua, 20 tenda dikirim dari Malang untuk wilayah Ende, Ngada, Sikka, dan Nagekeo. CNN Indonesia melaporkan bahwa gempa terjadi pada 15 Agustus lalu, dengan 253 satuan pendidikan terdampat, terdiri dari 199 satuan pendidikan di jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SKB, serta 54 satuan pendidikan di jenjang SMA/SMK/SLB. Tujuh kabupaten di Pulau Flores ditangani, dengan Kabupaten Manggarai Timur mengalami dampak terparah, yakni 104 dari 253 sekolah terdampat, dengan 51 sekolah mengalami kerusakan pada jenjang SD dan SMP/MTs. Kabupaten Manggarai Barat juga tercatat memiliki 52 satuan pendidikan terdampat. Selain itu, gempa ini menyebabkan tiga korban jiwa, termasuk dua murip dan satu guru. Kemendikdasmen juga menyiapkan dukungan psikososial melalui kerja sama dengan HIMPSI, serta dukungan konektivitas melalui Starlink untuk wilayah yang kehilangan listrik dan jaringan komunikasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT
4 September 2026 pukul 20.42 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Dibangun Pascagempa NTT
5 September 2026 pukul 00.11 · Baca aslinya ↗