Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Dibangun Pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan 50 tenda ruang kelas darurat untuk sekolah-sekolah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Flores. Gempa tersebut terjadi pada 15 Agustus lalu. Menteri Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan bahwa 253 satuan pendidikan terdampat, terdiri dari 199 satuan pendidikan di jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SKB, serta 54 satuan pendidikan di jenjang SMA/SMK/SLB. Tujuh kabupaten di Pulau Flores ditangani, dengan Kabupaten Manggarai Timur mengalami dampak terparah, yakni 104 dari 253 sekolah terdampat, dengan 51 sekolah mengalami kerusakan pada jenjang SD dan SMP/MTs. Kabupaten Manggarai Barat juga tercatat memiliki 52 satuan pendidikan terdampat. Selain itu, gempa ini menyebabkan tiga korban jiwa, termasuk dua murid dan satu guru. Kemendikdasmen juga menyiapkan dukungan psikososial melalui kerja sama dengan HIMPSI, serta dukungan konektivitas melalui Starlink untuk wilayah yang kehilangan listrik dan jaringan komunikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 20.42
Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT
Berita terkait
502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa NTT, 923 Sekolah Diliburkan
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.57
Gempa NTT, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Psikososial untuk Murid
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.02
185 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Gempa NTT
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.58
Kemendikdasmen Salurkan Rp 305 Juta bagi Guru dan Murid Korban Gempa NTT
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 01.26