Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemensos Salurkan Rp17,27 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT, Bangun Dapur Umum dan Suplai Logistik

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sebesar Rp17,27 miliar untuk penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), meliputi 48 ton beras reguler, 7.500 paket sembako, perlengkapan pengungsian, dapur umum, bufferstock logistik, dan santunan bagi korban. Bantuan ini disalurkan di enam kabupaten termasuk Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan BNPB untuk memastikan bantuan mencapai korban dan keluarga terdampak.

Berdasarkan data sementara, gempa menyebabkan 70 orang meninggal dunia, 665 orang luka, 31.220 orang mengungsi, dan 16.411 kepala keluarga terdampak. Kemensos juga membuka tujuh dapur umum yang tersebar di enam kabupaten, dengan kapasitas antara 1.500 hingga 5.500 bungkus per hari. Di Nagekeo, dapur umum di Lapangan Kantor Kapet, Kecamatan Aesesa, telah memproduksi 8.000 porsi dalam tiga hari. Logistik senilai Rp475 juta juga didistribusikan, termasuk paket makanan, kasur, selimut, tenda, dan perlengkapan lainnya.

Di Manggarai Timur, Kemensos mendirikan tiga dapur umum di Mano, Pota, dan Dampek, dengan kapasitas 6.000 bungkus makanan siap saji per hari untuk dua kali makan. Gempa di kabupaten ini menyentuh 24.846 kepala keluarga, dengan 19.803 jiwa mengungsi, 25 jiwa meninggal, 16 jiwa luka berat, dan 52 jiwa luka ringan. Kerusakan infrastruktur meliputi 12.423 unit rumah, 309 gedung sekolah, 24 puskesmas, dan berbagai fasilitas lainnya. Kemensos menyatakan layanan dapur umum akan terus berlangsung hingga kebutuhan terpenuhi.

Menurut tiap media