Kenaikan dan Penurunan Harga Emas 2026 Dipengaruhi oleh Faktor Ekonomi Global
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Cadangan emas Indonesia pada 2026 mencapai 87 ton atau 9,6% dari total cadangan devisa, setara 0,91% dari PDB 2025. Porsi ini masih rendah dibanding negara lain seperti Amerika Serikat (84,8%), Jerman (84,6%), Italia (82%), Prancis (82,5%), Rusia (48,1%), dan India (19,8%). Di Agustus 2026, harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) emas naik karena meningkatnya permintaan global, penurunan suku bunga global, menurunnya nilai deposito, serta sentimen investor mengalihkan likuiditas ke emas sebagai perlindungan nilai aset. HPE emas mencapai US$131.777,67/kg (naik 0,65%) dan HR emas US$4.098,75/t oz. Namun, pada Agustus kedua, harga emas turun akibat lonjakan imbal hasil obligasi AS 30 tahun ke level tertinggi sejak 2007 (5,3%), yang memicu penurunan harga emas spot 0,5% menjadi US$4.393,11 per ons.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
17 Agustus 2026 pukul 12.08 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Harga patokan ekspor emas naik seiring peningkatan permintaan global
18 Agustus 2026 pukul 08.39 · Baca aslinya ↗
VOI
Imbal Hasil Obligasi AS 30 Tahun Tembus 5,3 Persen, Tertinggi sejak 2007
18 Agustus 2026 pukul 13.15 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS
19 Agustus 2026 pukul 06.50 · Baca aslinya ↗