Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Harga emas dunia turun pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, akibat lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Harga emas spot turun 0,5% menjadi US$ 4.393,11 per ons, sementara kontrak berjangka AS untuk pengiriman Desember susut 0,6% menjadi US$ 4.448. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan biaya pinjaman jangka panjang dan harga energi yang melonjak akibat ketegangan AS-Iran.
Kenaikan harga minyak mentah memperkuat kekhawatiran inflasi, yang mendorong ekspektasi suku bunga lebih tinggi dan menekan emas sebagai aset tanpa imbal hasil bunga. Saat ini, investor menunggu risalah rapat Federal Reserve untuk petunjuk kebijakan suku bunga. Meski terjadi koreksi, beberapa analis tetap optimis terhadap potensi kenaikan harga emas jangka panjang jika permintaan investasi meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Imbal Hasil Obligasi AS 30 Tahun Tembus 5,3 Persen, Tertinggi sejak 2007
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.39
Harga patokan ekspor emas naik seiring peningkatan permintaan global
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.08
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 06.59
IHSG Diprediksi Naik, Investor Tunggu Bank Indonesia Umumkan Suku Bunga
Berita terkait
Emas vs tabungan bank: Mana yang lebih menguntungkan? Ini faktanya
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 11.35
Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Aksi Ambil Untung
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.45
RI Benar-Benar Kaya Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Datanya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.55
Airlangga sebut ETF Emas perkuat posisi Indonesia di investasi global
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 12.32