Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Harga emas dunia turun pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, akibat lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Harga emas spot turun 0,5% menjadi US$ 4.393,11 per ons, sementara kontrak berjangka AS untuk pengiriman Desember susut 0,6% menjadi US$ 4.448. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan biaya pinjaman jangka panjang dan harga energi yang melonjak akibat ketegangan AS-Iran.
Kenaikan harga minyak mentah memperkuat kekhawatiran inflasi, yang mendorong ekspektasi suku bunga lebih tinggi dan menekan emas sebagai aset tanpa imbal hasil bunga. Saat ini, investor menunggu risalah rapat Federal Reserve untuk petunjuk kebijakan suku bunga. Meski terjadi koreksi, beberapa analis tetap optimis terhadap potensi kenaikan harga emas jangka panjang jika permintaan investasi meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Dorong Ekonomi Nasional, IBMA Siap Tancap Gas Percepat Pendalaman Pasar Bulion
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.35
Resmi Dibentuk, Asosiasi Bank Emas RI Mau Buat Gold Hub
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Emas Tersimpan di Rumah Warga RI Diproyeksi 1.800 Ton, Setara Rp 4,47 Kuadriliun
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, 11 Industri Resmi Meluncurkan Asosiasi IBMA
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 07.47
Airlangga Ungkap 160 Ton Emas Masuk Bullion Bank Pegadaian dan BSI
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.20
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.00
Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Naik Rp 3.000, Cek Daftar Lengkap di Sini
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 09.10