Kenaikan Suku Bunga Global dan Proyeksi Yield Obligasi Indonesia Pasca Kebijakan Fed
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pasar obligasi global mengalami aksi jual dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Yield US Treasury 30 tahun mencapai 5,48% pada Kamis, sedangkan yield 10 tahun mencapai 5,20%. Kenaikan ini dipicu oleh kekhawaturan inflasi, harga energi tinggi, serta belanja pemerintah yang meningkat. Di Indonesia, AllianzGI menilai pasar obligasi domestik masih stabil meski imbal hasil US Treasury 10 tahun mencapai 5 persen. Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia diproyeksikan meningkat moderat menjadi 7,18 persen pasca kenaikan suku bunga Fed ke 3,75-4,00 persen pada September 2026. Stabilitas didukung cadangan devisa USD 146,5 miliar (Agustus 2026), rupiah yang lebih stabil, serta RAPBN 2027 yang menjaga defisit fiskal 2,4 persen PDB.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
AllianzGI: Pasar obligasi Indonesia masih menunjukkan stabilitas
24 September 2026 pukul 23.21 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Aksi Jual Obligasi Dunia Menggila, Yield AS Rekor Tertinggi 22 Tahun
25 September 2026 pukul 08.40 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Imbal Hasil Obligasi AS Meroket ke Level Tertinggi dalam 22 Tahun
25 September 2026 pukul 13.54 · Baca aslinya ↗