Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Kepala BGN: Mayoritas Kasus Keracunan MBG Dipengaruhi Pelanggaran SOP Operasional

Kepala BGN Sudaryono mengaku drop menghadapi rentetan kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus terbaru terjadi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, di mana 152 siswa SMP mengalami mual, muntah, sakit perut hingga diare setelah konsumsi MBG. Dugaan penyebabnya meliputi distribusi makanan tidak sesuai batas waktu konsumsi dan makanan basi. Sementara itu, kasus serupa di Sidoarjo, Jawa Timur, menyentuh 512 santri yang mengalami gejala serupa. BGN menyoroti bahwa 80-90 persen kejadian terkait ketidakpatuhan terhadap SOP operasional standar. Untuk mencegah ulang, BGN memperketat pengawasan proses pengolahan, pengelolaan dapur, keamanan pangan, hingga distribusi makanan dengan kepala dapur dan pengawas gizi bekerja secara berkelanjutan. Evaluasi menyeluruh dilakukan terkait laporan gangguan kesehatan di beberapa daerah seperti Sidoarjo, Agam, dan Lasem. Pelanggaran utama meliputi SOP konsumsi waktu dan penyimpanan makanan, termasuk pemberian makanan berlebih ke dapur kecil sehingga harus dipanaskan kembali. Kasus keracunan 500 santri di Sidoarjo terjadi karena daging dikonsumsi setelah jam 10.00 meskipun labelnya harus dikonsumsi sebelum jam itu.

Menurut tiap media