Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh pada Hari Damai 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Insiden kericuhan terjadi di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertepat dengan peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh. Sejumlah massa mengibarkan Bendera Bulan Bintang yang identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam kegiatan zikir dan doa bersama, sebelumnya diketahui pemicu kemerayaan di antara para hadirin. Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memulai pengusutan, namun belum merinci dugaan tindak pidana. Polda belum menyebut jumlah pengungsi atau korban jiwa. Media Indonesia melaporkan kehadiran pejabat serta pengibaran bendera yang dihambat oleh aparat TNI, dengan tembakan peringatan dan bentrokan. Pakar militer Beni Sukadis mengklasifikasikan kejadian sebagai "alarm politik" atas kekecewaan masyarakat pasca-bencana besar akhir 2025 yang menewaskan ratusan orang dan merusak infrastruktur. Penurunan harga gabah kering petani di Pidie dari Rp9.300 menjadi Rp7.800 per kg diduga disebabkan permainan harga oleh tengkulak. Kementerian memastikan kondisi keamanan kembali kondusif dengan dukungan TNI dan Polri.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Kericuhan Seusai Pengibaran Bendera Bulan Bintang saat Hari Damai Aceh DIusut Polisi
18 Agustus 2026 pukul 02.02 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Ricuh Bendera Bulan Bintang, Pemerintah Diminta Kedepankan Dialog Ketimbang Keamanan
18 Agustus 2026 pukul 14.03 · Baca aslinya ↗