KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siradj Disebut Berpeluang Jadi Rais Aam PBNU
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Beberapa media melaporkan perkembangan terkait pemilihan Rais Aam PBNU. Menurut SINDOnews, KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siradj dinilai memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Rais Aam PBNU karena kapasitas, kompetensi, dan keilmuan yang dimiliki. Pengamat politik Adi Prayitno dan Hendri Satrio menyatakan kedua figur memenuhi syarat, namun tidak dapat memastikan siapa yang akan terpilih.
Sementara itu, CNN Indonesia melaporkan bahwa KH Miftachul Akhyar telah terpilih kembali sebagai Rais Aam PBNU masa 2026-2031. Keputusan ini disepakati dalam musyawarah tertutup tiga kiai sepuh NU di Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, pada 30 Agustus 2024, dan disahkan oleh KH Anwar Iskandar sebagai anggota AHWA. Miftachul sebelumnya pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026 dan Ketua Umum MUI periode 2020-2025.
Perbedaan muncul mengenai hasil akhir pemilihan. SINDOnews menyatakan bahwa belum ada keputusan akhir dan kedua tokoh masih dalam proses pertimbangan, sementara CNN Indonesia menyatakan bahwa KH Miftachul Akhyar sudah secara resmi terpilih kembali untuk periode 2026-2031.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siradj Punya Kans Menjadi Rais Aam PBNU
29 Agustus 2026 pukul 16.41 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
31 Agustus 2026 pukul 04.50 · Baca aslinya ↗