KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siradj Punya Kans Menjadi Rais Aam PBNU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siradj dinilai berpeluang menjadi Rais Aam PBNU karena memiliki kapasitas, kompetensi, dan keilmuan yang memadai. Pengamat politik Adi Prayitno menyatakan kedua figur tersebut sama-sama memenuhi syarat untuk posisi tersebut, namun tak dapat memprediksi siapa yang akan terpilih. Pengamat lain Hendri Satrio juga menyatakan kedua tokoh memiliki peluang yang sama dalam pemilihan Rais Aam PBNU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.10
Muktamar ke-35 NU Bahas Isu Rangkap Jabatan Ketum PBNU dan Rais Aam
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.09
AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam daoqk Muktamar ke-35 NU
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.09
AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam dalam Muktamar ke-35 NU
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.52
Melihat Kotak Suara Ahwa Muktamar NU Dijaga Ketat di Tambakberas
Berita terkait
Kiai Said Aqil Dinilai Lebih Mumpuni Sebagai Calon Rais Aam PBNU
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.32
Muktamar ke-35 NU Tetapkan Sistem AHWA untuk Tentukan Rais Aam
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 18.07
Muktamar NU 2026, Gus Rozin Didorong Jadi Ketua Umum PBNU
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 17.39
Deadlock, Pemilihan Ketum PBNU Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar ke-35
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 15.43