Klarifikasi PT Bayan Resources Tbk Terkait Rumor Akuisisi Saham oleh Haji Isam
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membantah atau menyatakan tidak mengetahui rencana pengambilalihan saham perusahaan oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Melalui surat kepada BEI pada 18 Agustus 2026, manajemen menegaskan belum menerima informasi resmi mengenai struktur, nilai, maupun jumlah saham yang akan dialihkan. Meski demikian, pemegang saham pengendali menyebut adanya kemungkinan pertimbangan investasi di masa depan untuk memaksimalkan nilai investasi.
Terdapat perbedaan data mengenai persentase saham yang dibidik, yakni 62,2% menurut CNBC Indonesia, 62,25% menurut Warta Ekonomi, dan 62,5% dalam judul berita Warta Ekonomi lainnya. Estimasi nilai transaksi juga bervariasi, mulai dari Rp300 triliun dengan harga saham Rp14.400 per lembar, hingga mencapai Rp358,17 triliun dengan harga saham Rp17.275 per lembar pada 18 Agustus 2026.
Di sisi lain, BYAN mencatat kinerja keuangan positif pada semester I-2026 dengan laba bersih melonjak 17,46% menjadi US$410,25 juta. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan pendapatan sebesar 13,7% menjadi US$1,74 miliar serta efisiensi beban umum dan keuangan. Perseroan menegaskan bahwa rumor akuisisi ini tidak memberikan dampak material terhadap operasional maupun kinerja keuangan perusahaan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Konglo Haji Isam Bidik 62,25% Saham BYAN, Begini Kinerja Keuangannya
18 Agustus 2026 pukul 15.19 · Baca aslinya ↗
Haji Isam Dikabarkan Ambil Alih 62,5% Saham BYAN, Ini Jawaban Bayan Resources
18 Agustus 2026 pukul 20.46 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
BYAN Buka Suara Soal Rumor Haji Isam Mau Akuisisi 62,2% Saham
19 Agustus 2026 pukul 07.30 · Baca aslinya ↗