Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Klasifikasi Bencana dan Ancaman Megathrust di Jakarta

Bencana menurut Islam diklasifikasikan menjadi dua jenis: bencana alam dan bencana non-alam. Bencana alam meliputi gempa bumi, letusan gunung api, dan tsunami. Gempa bumi merupakan getaran akibat tumbukan lempeng bumi, digambarkan dalam Al Quran tentang kehancuran orang di tempat tinggal mereka. Letusan gunung api mencakup erupsi, pijar, lava, gas racun, dan banjir lahar, dilengkapi ayat tentang kekuatan penciptaan Allah. Tsunami timbul dari pergeseran dasar laut akibat gempa, menjadi bagian dari bencana alam yang menekankan kekuasaan Allah atas segala sesuatu.

Pakar BMKG Wijayanto menyatakan Jakarta berpotensi terdampak gempa megathrust karena dekat dengan zona seismik. Gempa berasal dari Selat Sunda dengan magnitudo maksimal M 8,9 atau sesar aktif seperti Sesar Cimandiri di Bogor. Tsunami di Jakarta diprediksi mencapai tinggi 0,5 meter, lebih rendah dari wilayah Jawa Barat dan Banten. Dampak gempa dengan intensitas 6-7 MMI dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur, tanah longsor, dan kebakaran di kawasan padat penduduk.

BMKG telah menyiapkan sistem peringatan dini tsunami untuk mendukung respons terhadap bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Menurut tiap media