Pakar Ungkap Ancaman Megathrust di Jakarta, Ingatkan Potensi Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar BMKG Wijayanto menyatakan Jakarta berpotensi terdampak gempa megathrust karena dekat dengan zona seismik. Gempa berasal dari Selat Sunda (maksimal M 8,9) atau sesar aktif seperti Sesar Cimandiri di Bogor. Tsunami di Jakarta diprediksi tinggi 0,5 meter, lebih rendah dari Jawa Barat/Banten. Dampak gempa intensitas 6-7 MMI dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur, tanah longsor, dan kebakaran di kawasan padat penduduk. BMKG telah memiliki sistem peringatan dini tsunami.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 05.15
Klasifikasi Bencana : Penjelasan Al-Quran tentang Banjir, Gempa, hingga Wabah
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 21.14
BNPB: 1.954 ton bantuan telah tersalur untuk korban gempa NTT
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 16.56
Update Gempa M7,7 Flores NTT: 111 Orang Meninggal, Pengungsi Turun 4.142 Jiwa
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.30
BNPB Ungkap Gempa Susulan di NTT Tembus 9.765 Kejadian, Paling Besar M 6,2
Berita terkait
Gempa Flores 1992 Lebih Mematikan Dibandingkan 2026, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.45
Tsunami Dianggap Sepele, 18.500 Orang Meninggal Seketika
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.00
Ambil Dahulu, Bayar Kemudian: Kegagalan Mitigasi Gempa Flores
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.04
Gempa M 5,8 Guncang Nias Selatan 18 Agustus, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.02