Komitmen Fiskal Suahasil dan Jaminan Anggaran MBG 2027 di Tengah Inflasi 2,5%
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus kredibilitas APBN, mengacu pada pengalaman mantan Menkeu Frans Seda yang berhasil menurunkan inflasi dari 650% ke 85% dengan konsep anggaran berimbang. Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan stimulasi ekonomi dengan kestabilan fiskal untuk membangun kepercayaan pasar dan mempercepat pembangunan, dengan prinsip kredibilitas fiskal tetap relevan di tengah ketidakpastian global.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 tidak akan mengalami pengurangan porsi atau kualitas meski terjadi kenaikan harga bahan pangan akibat inflasi yang diperkirakan mencapai 2,5%. Asumsi inflasi 2,5% ini disetujui bersama oleh pemerintah dan DPR sebagai indikator ekonomi makro dalam APBN 2027, dan ruang fiskal dalam APBN dinilai masih mampu menampung dampak inflasi tersebut.
Badan Gizi Nasional (BGN) mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp240,20 triliun pada 2027, dengan Rp232,50 triliun langsung dialokasikan untuk program MBG. Target penerima program mencapai 72,46 juta orang, dengan BGN juga menyiapkan penguatan kualitas layanan, keamanan pangan, pengawasan, dan rantai pasok untuk mendukung pelaksanaan MBG tahun depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Suahasil komitmen jaga momen pertumbuhan sekaligus kredibilitas APBN
1 Oktober 2026 pukul 14.52 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Kenaikan Inflasi 2,5% Tidak Pengaruhi Porsi dan Kualitas MBG 2027
1 Oktober 2026 pukul 15.37 · Baca aslinya ↗