Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kenaikan Inflasi 2,5% Tidak Pengaruhi Porsi dan Kualitas MBG 2027

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 tidak akan mengalami pengurangan porsi atau kualitas meski terjadi kenaikan harga bahan pangan akibat inflasi yang diperkirakan mencapai 2,5%. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa ruang fiskal dalam APBN masih mampu menampung dampak inflasi sebesar 2,5%, sehingga tidak perlu mengurangi standar makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Asumsi inflasi 2,5% ini disetujungi bersama oleh pemerintah dan DPR sebagai indikator ekonomi makro dalam APBN 2027.

Badan Gizi Nasional (BGN) mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp240,20 triliun pada 2027, dengan Rp232,50 triliun langsung dialokasikan untuk program MBG. Target penerima program ini mencapai 72,46 juta orang. BGN juga menyiapkan penguatan kualitas layanan, keamanan pangan, pengawasan, dan rantai pasok untuk mendukung pelaksanaan MBG tahun depan.

Tantangan pemerintah tidak hanya pada perluasan cakupan penerima, tetapi juga pada pemeliharan kualitas makanan di tengah fluktuasi harga pangan. Juda menegaskan bahwa dengan asumsi inflasi 2,5%, ruang APBN masih dinilai cukup untuk menjaga kualitas dan standar MBG tetap terjaga.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait