Kondisi IHSG 2026: Penurunan Tahunan dan Penguatan Sesi Oktober
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
IHSG mengalami pelemahan sebesar 29,24% sepanjang tahun 2026 akibat faktor global seperti inflasi tinggi, suku bunga tinggi, ketidakpastian geopolitik, dan kesulitan distribusi komoditas, serta dinamika kebijakan domestik. Namun, terdapat tanda pemulihan sejak titik terendah pada Juni 2026. OJK tetap optimis terhadap pemulihan pasar modal melalui peningkatan transparansi, tata kelola, dan perlindungan investor.
Pada Selasa, 6 Oktober 2026, IHSG dibuka menguat. Terdapat perbedaan data penguatan pembukaan antara dua sumber, yakni 0,30% dan 0,33% ke level 6.139,13. Perdagangan mencatat 280 saham naik, 162 turun, dan 232 stagnan dengan volume 3,98 miliar saham serta nilai transaksi Rp621 triliun. Sentimen dipengaruhi data ekonomi Jepang, kepercayaan konsumen Eropa, pidato Gubernur BOJ Kazuo Ueda, dan neraca perdagangan AS, di tengah kenaikan imbal hasil US Treasury 10 tahun ke 5,307%.
Di sisi domestik, OJK melaporkan adanya 29 rencana IPO dengan nilai Rp26,47 triliun untuk mendukung target pendanaan sebesar Rp250 triliun tahun ini.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Terungkap Biang Kerok IHSG Sempat Loyo
5 Oktober 2026 pukul 17.36 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.139
6 Oktober 2026 pukul 09.05 · Baca aslinya ↗