Kontroversi Monumen Jepang-Rusia dan Tuduhan Jerman terhadap Rusia Memperburuk Tegang Diplomatik
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mendesak Rusia membongkar monumen perang di Khabarovsk yang menggambarkan prajurit Soviet menghancurkan patok Bunga Krisan Jepang. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyatakan protes keras, menyoroti luka perasaan nasional Jepang. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Jerman berusaha memulai perang setelah mengusir konsulat Rusia di Bonn dan menutup Russian House. Lavrov menyoroti tuduhan drone di Bandara Leipzig dan mengaitkan tindakan Jerman dengan ideologi Nazi. Kedua kontroversi ini menambah ketegangan bilateral, dengan Rusia belum merespons permintaan pembongkaran monumen dan hubungan Jerman-Rusia tetap tegang pasca invasi Ukraina.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Patung Perang Kontroversial Buat Hubungan Jepang-Rusia Kian Memanas
7 September 2026 pukul 06.19 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Rusia: Jerman Ingin Perang Lagi!
7 September 2026 pukul 07.19 · Baca aslinya ↗