KPK Geledah 6 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
KPK menggeledah enam lokasi terkait dugaan kasus pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderan Soedirman (Unsoed) pada 9-10 September 2026. Penggeledahan meliputi rumah Wakil Rektor I, II, dan IV, rumah seorang dosen, ruangan Sekretaris Daerah Banyumas, serta rumah seorang guru SMA di Tasikmalaya yang diduga berperan sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa.
KPK menduga Sekda Banyumas Agus Nur Hadie mengetahui pemberian rekomendasi bagi calon mahasiswa yang membayar uang. Dalam operasi ini, penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga memuat informasi praktik penitipan mahasiswa untuk dianalisis lebih lanjut.
Kasus ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi pada 20 Agustus 2026. Beberapa pejabat Unsoed telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Rektor Prof. Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Prof. Norman Arie Prayogo. Modus operandi meliputi pemerasan orang tua calon mahasiswa hingga Rp650 juta untuk Fakultas Kedokteran, penerimaan uang hingga Rp680 juta oleh Rektor untuk pembelian tanah, serta penerimaan Rp1,12 miliar oleh Kabag Akademik Eko Sumanto guna mengatur kelulusan mahasiswa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
KPK Geledah Rumah 3 Wakil Rektor Unsoed hingga Kediaman Pengepul Pemerasan Calon Maba
11 September 2026 pukul 17.41 · Baca aslinya ↗
JawaPos
KPK Geledah 6 Lokasi Kasus PMB Unsoed, Rumah Wakil Rektor hingga Ruang Sekda Banyumas jadi Sasaran
11 September 2026 pukul 18.31 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Sekda Banyumas Diduga dalam Pusaran Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed
11 September 2026 pukul 18.41 · Baca aslinya ↗