Sekda Banyumas Diduga dalam Pusaran Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menggeledah ruangan Sekda Banyumas, Agus Nur Hadie, karena diduga mengetahui praktik pemberian rekomendasi ilegal dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Penggeledahan dilakukan pada 9-10 September 2026 sebagai pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi pada 20 Agustus 2026.
Kasus ini melibatkan sejumlah pejabat Unsoed yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Rektor Prof. Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Prof. Norman Arie Prayogo. Modus operandi meliputi pemerasan orang tua calon mahasiswa hingga Rp650 juta untuk Fakultas Kedokteran, penerimaan uang hingga Rp680 juta oleh Rektor untuk pembelian tanah, serta penerimaan Rp1,12 miliar oleh Kabag Akademik Eko Sumanto guna mengatur kelulusan mahasiswa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 18.31
KPK Geledah 6 Lokasi Kasus PMB Unsoed, Rumah Wakil Rektor hingga Ruang Sekda Banyumas jadi Sasaran
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 17.41
KPK Geledah Rumah 3 Wakil Rektor Unsoed hingga Kediaman Pengepul Pemerasan Calon Maba
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.41
KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.29
Daftar 6 Lokasi Digeledah KPK Terkait Kasus Rektor Unsoed
Berita terkait
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Akan Panggil Kemendiktisaintek
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 03.30
Pakar Desak Evaluasi Sistem Pendidikan Usai Rektor Unsoed Kena OTT KPK
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 03.00
Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.15
Rektor Unsoed Terjerat Kasus Korupsi, Pengamat Desak Pemerintah Benahi Sistem Pendidikan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 16.47