KPK Geledah Rektor Unsoed Terkait Korupsi PMB Jalur Mandiri
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPC) melakukan penggeledahan terhadap enam rumah tersangka dan kantor Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto pada 23-24 Agustus 2026. JPNN.com melaporkan sembilan lokasi digeledahkan, sementara media lainnya menyebut enam lokasi. Selama operasi, KPC menyita berbagai dokumen, catatan, dan barang bukti elektronik terkait dugaan titipan dan pengondisian penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Ditemukan surat edaran tahun 2023 yang berisi rekomendasi perbaikan proses penerimaan mahasiswa baru. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan wakilnya Norman Arie Prayoga. Korupsi terbagi dalam tiga klaster: penggunaan uang senilai Rp650 juta untuk proses PMB Fakultas Kedokteran, penerimaan dana Rp680 juta untuk tahun 2025-2026, serta mahar Rp1,2 miliar kepada Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto (VOI). Media Indonesia melaporkan KPC menemukan bukti percakapan WhatsApp dengan tarif kursi jalur mandiri Rp50 juta hingga Rp500 juta, melibatkan 73 kuota mahasiswa baru 2026 di Fakultas Ilmu Kedokteran dan Program Hukum. KPC menyita 60 barang bukti dari ruang Rektor Unsoed.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Obok-Obok Rumah dan Rektorat Unsoed, KPK Sita Dokumen
24 Agustus 2026 pukul 20.41 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Penggeledahan Terkait Kasus Unsoed, Dokumen Penting hingga Alat Elektronik Disita
24 Agustus 2026 pukul 22.02 · Baca aslinya ↗
kumparan
Penggeledahan KPK di Kasus Unsoed: Temukan Bukti Dugaan Titipan Mahasiswa
24 Agustus 2026 pukul 23.56 · Baca aslinya ↗
VOI
Miris! KPK Temukan Surat Edaran Soal Perbaikan PMB Usai OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodik
25 Agustus 2026 pukul 10.00 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
KPK Sita 60 Barang Bukti dari Ruang Rektorat Unsoed Kasus Suap PMB
25 Agustus 2026 pukul 13.16 · Baca aslinya ↗