Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Kurs Rupiah Melemah Akibat Eskalasi Konflik AS-Iran dan Tekanan Fed

Rupiah melemah 0,17 persen atau 30 poin ke Rp17.774 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi, dipengaruhi oleh eskalasi konflik AS-Iran yang menyebabkan 4 tewas dan 50 luka serta kenaikan harga minyak global. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750-Rp17.820. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September mencapai 66 persen, naik dari 35 persen sebelumnya, dengan proyeksi kenaikan 25 basis poin hingga 4 persen. Tekanan ini memperkuat sentimen ketat terhadap mata uang emerging market seperti rupiah. Di sisi domestik, surplus neraca perdagangan Indonesia turun menjadi USD 3,7 miliar pada Januari-Juli 2026, sementara inflasi bulanan mencapai 0,21 persen pada Agustus 2026. Kombinasi faktor global dan lokal melemahkan permintaan terhadap rupiah.

Menurut tiap media