Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Lintasarta Luncurkan Bandwidth on Demand untuk Infrastruktur Digital Perbankan

Industri perbankan nasional memperkuat infrastruktur teknologi yang fleksibel dan adaptif untuk menghadapi transformasi digital. Hal ini dibahas dalam Lintasarta Executive Dialogue yang melibatkan pimpinan bank Himbara, Perbanas, Asbanda, serta pejabat BI dan OJK. Fokus utamanya adalah mengatasi fluktuasi kapasitas teknologi saat periode tutup buku, pemrosesan gaji, pemulihan bencana, maupun peluncuran aplikasi baru.

Sebagai solusi, Lintasarta memperkenalkan Bandwidth on Demand (BWoD) yang memungkinkan bank menyesuaikan kapasitas bandwidth secara mandiri dan fleksibel. Layanan ini menawarkan kapabilitas High Bandwidth, Scale on Demand, dan Self Service melalui Super Apps ULTIMA sebagai bagian dari Lintasarta Intelligent Core. Terkait kapasitas, JPNN menyebutkan ketersediaan hingga 1 Gbps di wilayah siap teknis, sementara CNBC Indonesia menyebutkan kapasitas hingga 1.000 Mbps pada tier tertentu.

CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menekankan pentingnya infrastruktur yang agile, scalable, dan resilient. BWoD direncanakan tersedia di 84 kota di Pulau Jawa pada 2026 sebelum dikembangkan ke cakupan nasional. Transformasi ini bertujuan agar perbankan dapat mengikuti perubahan kebutuhan bisnis dan tuntutan regulasi secara cepat.

Menurut tiap media